: Tari
adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu
tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan
pikiran. Bunyi-bunyian yang disebut musik pengiring tari mengatur gerakan
penari dan memperkuat maksud yang ingin disampaikan.
Sumber : http://yokimirantiyo.blogspot.com/2012/09/pengertian-seni-tari.html
Fungsi seni tari : fungsi,
yaitu seni tari sebagai sarana upacara, seni tari sebagai hiburan, seni tari
sebagai media pergaulan, seni tari sebagai penyaluran terapi, seni tari sebagai
media pendidikan, seni tari sebagai pertunjukkan, dan seni tari sebagai media
katarsis. (Wardhana, 1990 : 21-36).
a.Seni tari sebagai sarana upacara. Tari dapat digunakan sebagai sarana upacara. Jenis tari ini banyak macamnya, seperti tari untuk upacara keagamaan dan upacara penting dalam kehidupan manusia..
b.Seni tari senagai hiburan Tari sebagai hiburan harus bervariasi sehingga tidak menjemukan dan menjenuhkan. Oleh karena itu, jenis ini menggunakan tema-tema yang sederhana, tidak muluk-muluk, diiringi lagu yang enak dan mengasyikkan. Kostum dan tata panggungnya dipersiapkan derngan cara yang menarik.
c.Seni tari sebagai penyaluran terapi. Jenis tari ini biasanya ditujukan untuk penyandang cacat fisik atau cacat mental. Penyalurannya dapat dilakukan secara langsung bagi penderita cacat tubuh atau bagi penderita tuna wicara dan tuna rungu, dan secara tidak langsung bagi penderita cacat mental. Bagi masyarakat timur, jenis tarian ini pantangan kerena persaan iba atau tak sampai hati.
d.Seni tari sebagai media pendidikan Kegiatan tari dapat dijadikan media pendidikan, se[erti mendidik anak untuk bersikap dewasa dan menghindari tingkah laku yang menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran pada seni tari dapat mengasah perasaan seseorang.
e.Seni tari sebagai media pergaulan. Seni tari adalah kolektif, artinya penggarapan tari melibatkan beberapa orang. Oleh karena itu, kegiatan tari dapat berfungsi sebagai sarana pergaulan . kegiatan tari, seperti latihan tari yang rutin atau pementasan tari bersama, adalah sarana pergaulan yang baik.
f.Seni tari sebagai media pertunjukkan Tari bukan hanya sarana upacara atau hiburan, tari juga bisa berfungsi sebagai pertunjukkan yang sengaja di garap untuk di pertontonkan. Tari ini biasanya dipersiapkan dsengan baik, mulai dari latihan hingga pementasan, diteliti dengan penuh perhitungan. Tari yang dipentaskan, lebih menitikberatkan pada segi artistiknya, penggarapan koreografi yang mantap, mengandung ide-ide, interprestasi, konsepsional serta memiliki tema dan tujuan.
g.Seni tari sebagai media katarsis Katarsis berarti pembersihan jiwa. Seni tari sebagai media media katarsis lebih mudah dilaksanakan oleh orang yang telah mencapai taraf atas, dalam penghayatan seni Jenis-Jenis Tari Tradisi Nusantara. Tradisional atau sering disebut tradisi berarti warisan budaya yang sudah cukup lama hidup dan berkembang secara turun menurun. Tari sebagai hasil kebudayaan juga merupakan seni yang sudah cukup lama hidup berkembang secara turun menurun. Jenisnya sangat banyak yang tersebar hampir di seluruh wilayah Nusantara.
a.Seni tari sebagai sarana upacara. Tari dapat digunakan sebagai sarana upacara. Jenis tari ini banyak macamnya, seperti tari untuk upacara keagamaan dan upacara penting dalam kehidupan manusia..
b.Seni tari senagai hiburan Tari sebagai hiburan harus bervariasi sehingga tidak menjemukan dan menjenuhkan. Oleh karena itu, jenis ini menggunakan tema-tema yang sederhana, tidak muluk-muluk, diiringi lagu yang enak dan mengasyikkan. Kostum dan tata panggungnya dipersiapkan derngan cara yang menarik.
c.Seni tari sebagai penyaluran terapi. Jenis tari ini biasanya ditujukan untuk penyandang cacat fisik atau cacat mental. Penyalurannya dapat dilakukan secara langsung bagi penderita cacat tubuh atau bagi penderita tuna wicara dan tuna rungu, dan secara tidak langsung bagi penderita cacat mental. Bagi masyarakat timur, jenis tarian ini pantangan kerena persaan iba atau tak sampai hati.
d.Seni tari sebagai media pendidikan Kegiatan tari dapat dijadikan media pendidikan, se[erti mendidik anak untuk bersikap dewasa dan menghindari tingkah laku yang menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran pada seni tari dapat mengasah perasaan seseorang.
e.Seni tari sebagai media pergaulan. Seni tari adalah kolektif, artinya penggarapan tari melibatkan beberapa orang. Oleh karena itu, kegiatan tari dapat berfungsi sebagai sarana pergaulan . kegiatan tari, seperti latihan tari yang rutin atau pementasan tari bersama, adalah sarana pergaulan yang baik.
f.Seni tari sebagai media pertunjukkan Tari bukan hanya sarana upacara atau hiburan, tari juga bisa berfungsi sebagai pertunjukkan yang sengaja di garap untuk di pertontonkan. Tari ini biasanya dipersiapkan dsengan baik, mulai dari latihan hingga pementasan, diteliti dengan penuh perhitungan. Tari yang dipentaskan, lebih menitikberatkan pada segi artistiknya, penggarapan koreografi yang mantap, mengandung ide-ide, interprestasi, konsepsional serta memiliki tema dan tujuan.
g.Seni tari sebagai media katarsis Katarsis berarti pembersihan jiwa. Seni tari sebagai media media katarsis lebih mudah dilaksanakan oleh orang yang telah mencapai taraf atas, dalam penghayatan seni Jenis-Jenis Tari Tradisi Nusantara. Tradisional atau sering disebut tradisi berarti warisan budaya yang sudah cukup lama hidup dan berkembang secara turun menurun. Tari sebagai hasil kebudayaan juga merupakan seni yang sudah cukup lama hidup berkembang secara turun menurun. Jenisnya sangat banyak yang tersebar hampir di seluruh wilayah Nusantara.
Sumber : http://kuliah-seni.blogspot.com/2012/09/pengertianfungsijenisdan-peran-seni-tari.html
Tokoh tokoh
Bagong Kusudiarjo
Bagong Kusudiarjo adalah tokoh terkenal dengan
penataan tari yang sangat bagus. Selain di bidang seni tari, Bagong Kusurdiarjo
juga terkenal sebagai pelukis dari Yogyakarta. Beliau sangat terkenal dengan
karyanya yang beragam latar tradisi dan budayanya dari seluruh Indonesia.
Karya-karya beliau, antara lain :
1) Tari Batik
2) Tari Keris
3) Tari Reog
b. S. Maridi
S. Maridi terkenal sebagai seniman tari yang
karya-karyanya banyak menggunakan gerak tradisional. Beliau berasal dari
Surakarta. Hasil-hasil karyanya, yaitu:
1) Tari Gombyang
Pareanom
2) Tari Merak Subai
3) Tari Bondan Tani
c. R.I. Sasmita Mardono
Beliau berasal dari Yogyakarta. Seni tari yang beliau
ciptakan merupakan hasil dari pengembangan tari-tari klasik gaya Yogyakarta.
R.I. Sasmito Mardono adalah seniman yang mengembangkan Tari Meraj Yogyakarta.
Karya-karya beliau adalah:
1) Tari Golek
Ayun-Ayun
2) Tari Golek Kenya
Tinembe
3) Beksan Menak
Umaryono-Umardi
d. I Wayan Dibia
Sesuai dengan namanya. I Wayan Dibia berasal dari
Bali. Beliau adalah seniman yang banyak mengembangkan tari gaya Bali, karya
beliau yang terkenal adalah Tari Jaran Teji.
e. Tjetje Sumantri
Beliau adalah seniman berasal dari Jawa Barat. Beliau
termasuk salah seorang yang membakukan gerakan-gerakan tari Sunda. Karya-karya
beliau, antara lain:
1) Tari Sulintang
2) Tari Topeng Klana
3) Tari Anjasmara
Sumber
: http://rianadeivy.wordpress.com/2013/11/06/tokoh-tokoh-seni-tari-daerah/
Jeni jenis
Berdasarkan
fungsinya, tari di bagi menjadi tiga jenis, yaitu tari upacara, tari pergaulan
atau hiburan, dan tari pertunjukkan.
Tari Upacara.
a.Upacara keagamaan.
Tari Upacara.
a.Upacara keagamaan.
contoh
: Tari Sang Hyang, Gabor, Wayang Uwong, Gambuh, dan lain-lain (bali). Ngalase
(Jawa Barat), Senyang (Jawa Timur), dan Seblang (Banyuwangi) Randai, Tortor
(Sumatera) Tari Gantan dan Tari Huda (Kalimantan) Tari Mon dan Tari Tewadan
(Papua) Tari Reko Tenda (plores) Tari Ma'gellu, Tari Pa'gellu, Tari Bissu, dan
Tari Bataran (Sulawesi).
b.Upacara Kebesaran Keistanaan (Kraton)
contoh
: Tari Legong Kraton (Bali) Tari Bedoyo Semang (Yogyakarta), Bedoyo Kesawang,
(Surakarta), Srimpi (jawa Timur), dan Beskalan (Situbondo) Gending Sriwijaya
(Palembang) Tari Patudu dan Tari Pojoge (Makassar) Tari Gembu (Sumenep).
c.Upacara Penting dalam kehidupan manusia
contoh
: Upacara panen dirayakan dengan Tari Pakarena (Sulawesi Tenggara) dan Tari
Manimbo (Toraja) Upacara Khitanan dirayakan dengan tari Sisingan (Subang) dari
Tari Jaranan Buto (Blitar) Upacara Perkawinan dimeriahkan dengan Tari Beksan,
Tari Lawung (Yogyakarta) Upacara kematian menggunakan Tari Ma'bodang
(Sulawesi), Tari Ma'maropkha, Tari Ma'Randing (Sulawesi) Upacara maju perang
menggunakan Tari Mandau (Kalimantan), Tari Karja (Sulawesi Timur).
TARI
PERGAULAN
Tari
pergaulan ialah jenis tari yang ditampilkan untuk menyampaikan suatu pernyataan
kerukunan sesama serta keakraban antar mereka, yang pada saat ini ikut menari
pada tari pergaulan ini. Kita dapat menyaksikan penonton ikut menari, mereka
pada saat peristiwa tari pergaulan akan terlibat langsung menari.
Contoh yang tergolong tari pergaulan :
-
tari tayuban
-
tari jaipongan
-
tari bangreng
-
tari ketuk 3 an
TARI
PERTUNJUKAN
Apa
yang dimaksud dengan tari pertunjukan ? Tari pertunjukan adalah suatu jenis
tari yang bersifat khusus untuk di tonton oleh sekelompok orang yang hanya
merupakan penonton belaka, dan kelompok penonton tidak berbaur benar benar
terpisahkan dari penarinya.
Pada
tarian pertunjukan para penarinya menyampaikan suatu pernyataan yang tertulis
dalam suatu judul/tema atau yang melatar belakangi tariaanya. Tarian ini dapat
menyampaikan suasana gembira, sedih gagah, patriotik, juga bisa menampilkan
suasana alam, kisah binatang, kisah percintaan dan sebagainya.
Contoh
yang tergolong bentuk tarian pertunjukan ini :
-
tari merak
-
tari kijang
-
tarian klasik
-
tarian topeng
-
tari jaipongan
-
drama tari
-
sendra tari
Sumber
: http://nufinuna.blogspot.com/2013/11/jenis-tari-menurut-fungsi-dan-tujuannya.html
media
No comments:
Post a Comment