Laalalala…
Lagi-lagi kok buat puisi galau sih Riss?? Ehhh aku ngga galau kok ya, Cuma sok
aja.. hhaha, ya bisa di bilang curhatan lagi sih yaa, tapi gapapa deh. Emm,
kata-katanya agak ngga nyambung sih yaa, wkwkw.. Maklum, ini buatnya malem
malem, jadi antara sadar ngga sadar sihh.. J J (Tapi ini cerita lama kok, bukan
sekarang)
Merelakanmu… (Asekkkk)
Mungkin semua memang salahku…
Aku punya mimpi, lebih dari tinggi
Tapi semua jauh dari harapanku selama ini…
Akulah yang tak menyadari posisiku dan tak menyadari letakmu
yang sungguh jauh dari genggaman tanganku…
Mungkin Aku yang terlalu berharap tanpa bisa kau bayangkan…
Tapi aku juga tak punyai hak untuk memintamu kembali…
Masih adakah yang harus ku paksakan jika bagimu aku tak pernah
jadi tujuan…
Akupun tak munafik, aku juga merasakan kehilangan…
Karena dulu, aku terbiasa dengan candaanmu
Tapi sekarang tiba-tiba kau hilang dalam sekejap bagai debu
yang terbang dalam hembusan angin…
Sesungguhnya ini juga salahku
Aku hanya diam walaupun aku punyai perasaan yang lebih
Tapi aku tak punya keberanian untuk berbicara
Ini bukan salahmu…
Juga bukan kesalahannya…
Tapi tak mungkin mata dan hatimu tak mengetahui rasa itu…
Andai kita tak saling kenal, mungkin tak ada yang tersakiti
hingga saat ini..
Tapi sudahlah, aku tak ingin kenal dengan air mata lagi
Aku ingin dekat-dekat dengan kebahagiaan.. J
Dan tolong jangan datang jika hanya ingin membuat luka baru..
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA (ini cerita lama bukan sekarang)








